Ruat Bumi dan Milangkala Desa Kawunganten ke-151 Tahun 2025

10 Oktober 2025
Admin Desa
Dibaca 155 Kali
Ruat Bumi dan Milangkala Desa Kawunganten ke-151 Tahun 2025

Ruat Bumi dan Milangkala Desa Kawunganten ke-151 Tahun 2025

Menjaga Tradisi, Menguatkan Persatuan, dan Mensyukuri Karunia Alam

Menghormati Warisan Leluhur, Merawat Alam Desa

Desa Kawunganten, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, kembali menggelar tradisi tahunan “Ruat Bumi” yang dirangkaikan dengan peringatan Milangkala Desa Kawunganten ke-151 Tahun 2025.
Kegiatan sakral dan budaya ini menjadi momentum penting bagi masyarakat desa untuk menjaga warisan leluhur, mempererat kebersamaan, serta mensyukuri limpahan berkah hasil bumi dan kesejahteraan masyarakat.

Ruat Bumi merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Kawunganten sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan keselamatan desa. Tradisi ini juga menjadi simbol gotong royong, kebersamaan, dan cinta tanah kelahiran.

Rangkaian Acara Milangkala Desa ke-151

Peringatan Milangkala Desa tahun ini mengusung tema:

“Ngajaga Warisan, Ngahiji Dina Kabudayaan, Ngaronjatkeun Kamajuan”
(Menjaga warisan, bersatu dalam budaya, dan membangun kemajuan bersama.)

Acara berlangsung meriah selama beberapa hari dengan berbagai kegiatan adat, keagamaan, dan hiburan rakyat, antara lain:

  1. Doa bersama dan tahlilan di balai desa sebagai pembuka acara.

  2. Ritual Ruat Bumi — penyucian simbol-simbol desa dan sesaji hasil bumi di tempat keramat atau titik sejarah desa.

  3. Kirab Budaya — arak-arakan hasil bumi dan kesenian tradisional seperti sisingaan, pencak silat, dan tari jaipong.

  4. Lomba-lomba rakyat dan kesenian lokal yang diikuti oleh seluruh dusun di Desa Kawunganten.

  5. Pentas seni budaya dan hiburan malam sebagai puncak acara Milangkala.

  6. Pameran UMKM dan potensi desa untuk memperkenalkan produk unggulan masyarakat Kawunganten.

Kebersamaan Pemerintah Desa dan Warga

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kawunganten bersama BPD, LPM, Karang Taruna, PKK, dan seluruh lembaga desa dengan dukungan penuh masyarakat.
Gotong royong menjadi semangat utama, di mana setiap dusun berperan aktif dalam menyiapkan dekorasi, kesenian, hingga konsumsi acara.

Kepala Desa Kawunganten dalam sambutannya menyampaikan:

“Ruat Bumi bukan sekadar upacara adat, tetapi wujud rasa syukur dan kebersamaan. Melalui Milangkala ke-151 ini, kita jaga budaya, kita rawat persaudaraan, dan kita lanjutkan pembangunan menuju Kawunganten yang lebih maju.”

Makna dan Harapan

Tradisi Ruat Bumi mengandung nilai-nilai luhur seperti syukur, kebersamaan, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap alam.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa berharap generasi muda dapat mengenal sejarah desa, mencintai budaya lokal, dan terlibat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat identitas desa.

Penutup

Puncak acara Milangkala Desa Kawunganten ke-151 Tahun 2025 ditutup dengan doa bersama dan pelepasan lampion harapan, sebagai simbol semangat baru menuju desa yang berdaya, berbudaya, dan berkemajuan.

“Dari bumi Kawunganten kita tumbuh, untuk bumi Kawunganten kita berbakti.”